Now On Tekno – Setelah sempat dikabarkan akan rilis pada tanggal 7 Agustus, DJI Mini 5 Pro ternyata harus sedikit mundur ke bulan September 2025. Meski demikian, penggemar drone kecil bisa sedikit bernapas lega karena bocoran terbaru telah mengungkap spesifikasi detail serta desain dari drone yang sangat dinantikan ini.
Bocoran gambar terbaru yang beredar melalui Discord channel Drone-Hacks dan media sosial oleh leaker terpercaya seperti Jasper Ellens menunjukkan bahwa DJI Mini 5 Pro tampaknya memiliki desain yang mirip pendahulunya, Mini 4 Pro. Namun, kamera drone ini tampak lebih besar, lengkap dengan tambahan dua sensor LiDAR yang menghadap ke depan untuk meningkatkan fitur deteksi rintangan.
Table of Contents
ToggleUpgrade Kamera Besar-besaran
Peningkatan terbesar hadir pada sektor kamera yang kini menggunakan sensor CMOS 1 inci, naik signifikan dari sensor 1/1.3 inci milik Mini 4 Pro. Dengan sensor lebih besar ini, DJI Mini 5 Pro diharapkan bisa menghasilkan foto dan video yang lebih tajam, jernih, serta lebih baik dalam kondisi minim cahaya.
Resolusi video yang mampu direkam drone ini pun meningkat, dari 4K/100fps pada Mini 4 Pro menjadi 4K/120fps di Mini 5 Pro. Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan footage slow-motion yang lebih baik tanpa kehilangan kualitas. Kamera ini juga dilengkapi mode “48mm med-tele mode” yang diperkirakan mirip dengan fitur cropping in-sensor seperti pada DJI Pocket 3.

LiDAR dan Sensor Omnidirectional
Salah satu fitur terbaru sekaligus menjadi daya tarik utama Mini 5 Pro adalah sensor LiDAR yang pertama kali hadir di seri DJI Mini. Fitur ini sebelumnya hanya ditemukan pada drone kelas atas seperti DJI Mavic 4 Pro dan DJI Air 3S. Sensor LiDAR membantu drone menghindari rintangan dengan lebih baik, terutama di kondisi cahaya rendah seperti saat penerbangan malam hari.
DJI juga menghadirkan teknologi omnidirectional sensing, yang artinya Mini 5 Pro mampu mendeteksi hambatan di segala arah, memberikan rasa aman yang lebih baik bagi pilot drone pemula maupun berpengalaman.
Peningkatan Durasi Terbang
DJI Mini 5 Pro menawarkan waktu terbang hingga 36 menit dengan satu baterai, naik dari 34 menit pada versi sebelumnya. Walaupun peningkatannya kecil, tambahan dua menit ini tetap berharga bagi mereka yang sering melakukan pengambilan gambar di lokasi yang sulit.
Sistem transmisi terbaru O4+ memberikan jangkau terbang mencapai 25 kilometer, memastikan pilot tetap dapat mengontrol drone dari jarak yang jauh dengan koneksi stabil.

Gimbal Fleksibel dan Fitur Cerdas
DJI Mini 5 Pro juga menghadirkan gimbal yang sangat fleksibel, mendukung true vertical shooting dan rotasi hingga 225°. Hal ini sangat berguna untuk membuat konten media sosial, seperti Instagram atau TikTok, tanpa perlu cropping lagi di editing pascaproduksi.
Drone ini juga dipersenjatai dengan berbagai fitur canggih seperti ActiveTrack 360°, Waypoint, Cruise Control, Follow Advanced, serta MasterShots, Night Mode, HDR, dan Noise Reduction yang akan membuat hasil rekaman drone ini setara drone profesional. Fitur-fitur ini akan membantu pengguna menciptakan konten berkualitas tinggi tanpa harus memiliki keahlian khusus di bidang editing.
Ultra-Light dan Foldable
Salah satu isu utama yang muncul dari bocoran ini adalah kemungkinan berat Mini 5 Pro yang tidak lagi berada di bawah batas penting 250 gram. Dalam gambar kemasan bocorannya, label “Less than 249g” yang biasanya ditampilkan DJI justru tidak terlihat. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa penambahan sensor besar, LiDAR, serta motor dan baterai yang lebih kuat telah menyebabkan bobot drone sedikit meningkat.
Namun, kabar baiknya, DJI dirumorkan akan menyediakan dua jenis baterai: baterai standar yang lebih berat dan baterai ringan untuk menjaga bobot tetap di bawah 249 gram sehingga pengguna tetap dapat menerbangkan drone tanpa registrasi khusus di beberapa wilayah.
Peluncuran Ditunda Hingga September 2025
Awalnya, DJI Mini 5 Pro dijadwalkan akan diumumkan pada 7 Agustus 2025. Namun, dikarenakan kendala produksi dan masalah logistik global, termasuk dampak dari perang dagang Amerika Serikat-China, perilisan drone ini dipastikan mundur ke September 2025.
Selain itu, drone ini kemungkinan besar tidak akan tersedia secara resmi di pasar Amerika Serikat akibat situasi perdagangan internasional yang sedang memanas. Pembeli di AS mungkin hanya bisa mendapatkan drone ini melalui impor dari toko online tertentu.
Kita nantikan pengumuman resmi dari DJI pada bulan September nanti untuk mengetahui lebih jelas tentang spesifikasi lengkap, harga, serta ketersediaannya secara global.
Baca Juga:
