Now On Tekno – DJI, produsen drone terkemuka asal China, baru saja teaser terbaru untuk segmen drone enterprise mereka melalui sebuah postingan di media sosial, dengan pengumuman resmi yang dijadwalkan pada 10 Juni 2025. Peluncuran ini diperkirakan akan menyasar pengguna dari sektor enterprise, dengan peningkatan besar dalam hal daya, waktu terbang, dan fleksibilitas. Teaser tersebut memicu spekulasi bahwa drone ini kemungkinan besar adalah penerus dari seri Matrice, yaitu Matrice 400 yang sudah lama dirumorkan.
Bocoran Seputar DJI Enterprise Terbaru

Meskipun DJI masih menutup rapat spesifikasi lengkap dari drone yang akan datang, beberapa petunjuk penting telah muncul. Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut ini bocoran seputar DJI Enterprise terbaru yang wajib Anda ketahui.
1. Pengajuan FCC dan Matrice 400
Bukti yang paling kuat yang menunjukkan bahwa drone baru ini mungkin adalah DJI Matrice 400 datang dari pengajuan FCC. Berdasarkan pengajuan tersebut, DJI telah mendaftarkan drone dengan nama “DJI M400A.”
Hal ini memicu spekulasi dari banyak ahli industri yang percaya bahwa peluncuran baru ini adalah versi upgrade dari Matrice 350 RTK, yang sudah populer di kalangan pengguna untuk keperluan keselamatan publik, inspeksi, dan survei lahan.
2. Peningkatan Kapasitas Baterai yang Signifikan
Salah satu peningkatan terbesar yang diharapkan pada Matrice 400 adalah kapasitas baterainya. Drone baru ini dikabarkan akan memiliki baterai dengan kapasitas besar 20.254 mAh, hampir empat kali lipat dari baterai 5.880 mAh yang digunakan pada Matrice 350 RTK.
Peningkatan ini akan secara signifikan memperpanjang waktu terbang dan memberikan lebih banyak daya untuk operasi yang membutuhkan energi besar. Dengan energi 977 Wh, ini akan menjadikan Matrice 400 sebagai salah satu drone paling bertenaga yang pernah dibuat oleh DJI, memberikan ketahanan yang lebih lama untuk operasi industri dan enterprise.

3. Fitur Canggih untuk Penggunaan Enterprise
Teaser gambar yang dirilis oleh DJI menunjukkan desain ramping dengan kubah besar di bagian tengahnya, yang kemungkinan besar berisi sensor canggih. Gambar tersebut yang menampilkan horizon oranye (kemungkinan saat matahari terbit atau terbenam) serta menampilkan menara transmisi, menunjukkan potensi drone ini untuk inspeksi infrastruktur, seperti saluran listrik dan menara transmisi dalam sebuah aplikasi yang umum digunakan pada produk DJI Enterprise.
4. Penerbangan Otonom dengan Sensor Penghindaran Rintangan
Teaser ini juga menunjukkan kemungkinan adanya dua sensor penghindaran rintangan di setiap sudut drone, yang akan meningkatkan kemampuan drone untuk menavigasi struktur kompleks secara otonom. Peningkatan ini sangat penting untuk tugas inspeksi yang minim intervensi manusia, mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan operasi yang aman di ketinggian atau lingkungan yang menantang.
5. Efisiensi Termal untuk Waktu Terbang yang Lebih Lama
Desain drone ini juga menunjukkan kemungkinan adanya sistem manajemen termal yang lebih baik, dengan kemungkinan adanya heatsink yang terlihat pada teaser. Hal ini akan memastikan bahwa drone dapat beroperasi lebih lama, yang sangat penting untuk inspeksi jarak jauh atau misi pemetaan, seperti survei menara transmisi atau infrastruktur energi yang dapat membentang beberapa mil.
Bagaimana? Apakah Anda setuju dengan bocoran yang beredar?
Baca Juga:
